Paranormal Experience
there you don't know, know you !
Monday, April 3, 2017
Tutorial about File Sharing Using Permission Level No Editing
1. open windows explorer
2. chose your folder that be sharing
3. right click your folder and chose share with, than specipic people and click
4. on file sharing window you can change the permission level to read only
5. click share and done
2. chose your folder that be sharing
3. right click your folder and chose share with, than specipic people and click
4. on file sharing window you can change the permission level to read only
5. click share and done
Monday, March 6, 2017
Monday, February 27, 2017
6 Kisah Nyata Hantu di Toilet yang Bikin Merinding, Jangan Dibaca Pas Malam!
Emang konon katanya toilet itu seringkali jadi tempat nongkrongnya
makhluk halus. Benarkah demikian? Mungkin cerita ini bisa menjadi
buktinya.
Sumber : https://hype.idntimes.com/fun-fact/mela/jangan-dibaca-waktu-malam-ini-6-kisah-nyata-tentang-hantu-di-toilet-yang-menyeramkan/full
1. Siapa di Toilet?
"Pernah sekali di SMA, aku pergi ke toilet yang letaknya agak di belakang. Tempatnya juga agak gelap. Toilet itu nggak terlalu besar, jadi kalau lagi di dalam toilet pasti tahu kalau ada orang masuk, karena bunyi pintu yang terbuka atau tertutup itu jelas banget. Waktu aku di dalam toilet, tiba-tiba ada suara air yang menyala dan seperti ada orang di toilet sampingku. Padahal waktu aku masuk awal kamar mandi itu kosong. Suara pintu terbuka pun nggak ada. Begitu aku sudah selesai, aku melihat di depan toiletku ada bekas langkah basah orang jalan, kayaknya sih pakai sandal jepit. Padahal waktu masuk nggak ada jejak itu sama sekali. Aku pun langsung lari keluar toilet terbirit-birit. Serem! Setelah itu aku nggak pernah kembali ke toilet itu lagi."- Adinda, 19 tahun, Probolinggo2. Hantu yang Menyapa
"Waktu jalan-jalan di Hongkong aku dapat hotel yang bintang dua. Hotelnya kayak nggak terawat gitu dan baunya kurang enak. Seprainya juga nggak bersih, bahkan ada yang bolong-bolong. Kacau deh pokoknya. Satu lagi, tiap kali aku masuk ke kamar mandi, cerminnya itu selalu mengembun. Setiap kali dilap, langsung mengembun lagi. Padahal aku lagi nggak pasang air panas. Suatu malam, setelah pipis aku nggak sengaja melihat ke cermin kamar mandi yang berembun itu dan ada tulisan "Hi" (hai), seakan ditulis pakai jari seseorang untuk menyapa aku!" - Fitri, 22 tahun, Medan3. Penampakan Saat Mandi
"Saat dalam perjalanan ke Bali naik mobil, kami sekeluarga menginap di salah satu hotel di Banyuwangi. Ketika itu, anak kami yang masih berusia 1,5 tahun tidak bisa berhenti menangis saat kami masuk ke kamar. Sekitar jam 8 malam, istri saya memutuskan untuk mandi. Akhirnya, si kecil saya bawa keluar kamar untuk berjalan-jalan. Saat di mandi, istri saya mengaku mendengar suara 'Buk, buk, buk' dari bathtub, seperti dipukul-pukul. Ia terus mendengar suara itu, dan ketika ia menoleh ke belakang ada kepala yang menatap langsung ke matanya. Kepala itu seketika seperti terjatuh ke lantai bathtub. Istri saya langsung melonjak berteriak dan kami pun pindah ke hotel lain. Itu pengalaman yang sulit untuk dilupakan." - Anwar, 37 tahun, Pasuruan4. Wanita Bergaun Merah
"Pas dulu SMA, kita lagi latihan nari di bangsal yang luas. Nah, di bangsal ada toilet yang jarang digunakan. Tapi salah satu temenku kebelet banget, akhirnya aku nemenin dia ke sana. Pas aku di dalam toilet, temenku nunggu di depan, menghadap ke cermin toilet. Tiba-tiba dia ngelihat ada cewek kayak keluar dari tembok di sampingnya pakai baju warna merah melayang. Cewek itu jalan dari arah tembok ke arah pintu keluar dan menghilang. Begitu aku keluar muka temenku udah pucat banget dan dia baru cerita beberapa saat waktu kita keluar toilet." - Diana, 26 tahun, Surabaya5. Si Putih dan Si Merah
"Jadi di SMA ku disebut ada dua hantu, yaitu Si Merah dan Si Putih. Menurut seorang guru, Si Merah merupakan perempuan asli Belanda yang mengenakan gaun merah. Si Merah selalu berkeliling di daerah laboratorium komputer sampai ke aula. Sedangkan Si Putih bersemayam di daerah toilet cowok yang lama dan sekitar gudang. Suatu hari, seorang Bapak guru mendengar Si Putih mengobrak-abrik gudang (hal ini udah biasa terjadi). Ia tidak terlalu peduli karena sudah sering terjadi. Ia pun pergi menuju ke toilet cowok lama untuk pipis. Saat pipis, tiba-tiba "anu" milik Bapak guru ditiup-tiup oleh Si Putih." - Adi, 23 tahun, Jember6. Gadis Penghuni Toilet
"Suatu hari waktu SMA, aku dan temanku pergi ke toilet pas pelajaran Bahasa Inggris belum selesai. Kita pergi ke kantin dulu, trus ke toilet di dekat kantin. Konon katanya toilet itu pernah jadi tempat seorang cewek yang bunuh diri dan dia masih menghuni toilet itu. Di depan toilet ada satu bangku. Temenku duduk di situ. Begitu aku selesai pipis dan ngajak temenku balik kelas, dia bilang "Sebentar lagi ya." Jadi aku berdiri di sampingnya sambil ngobrol. Tiba-tiba ada guru lewat dan ngomelin kita suruh balik ke kelas. Begitu kita lari sambil cekikikan, Bu guru itu tiba-tiba teriak "Lho, satunya lagi mana?!" Ternyata ibu itu ngelihat ada cewek berdiri di belakang bangku temenku. Begitu kita lari, cewek itu tiba-tiba hilang. Mungkin emang itu penghuni toilet itu." - Vivi, 21 tahun, BandungSumber : https://hype.idntimes.com/fun-fact/mela/jangan-dibaca-waktu-malam-ini-6-kisah-nyata-tentang-hantu-di-toilet-yang-menyeramkan/full
Monday, February 20, 2017
Hati-hati Jika Bicara “Mereka” Juga Bisa Tersinggung
Tak kenal maka tak sayang, jadi ijinkan
saya memperkenalkan diri dulu ya, *hehe. Nama saya anthony (25), asal
dari Bandung. Tahun lalu (2016), tepatnya bulan desember (saya lupa
tanggalnya) saya dan 5 teman saya pergi liburan ke kota yang punya
julukan kota pelajar. Ya, Jogja. Kota seni dengan sejuta keindahan, tapi
kali ini saya bukan mau cerita keindahan atau pun keseruan liburan di
Jogja, jadi kayaknya langsung ke inti cerita saja ya.
Hari kedua kita di Jogja, kita berniat
buat jalan-jalan ke Borobudur, salah satu keajaiban dunia yang Indonesia
miliki. Sesampainya disana kita langsung naik ke atas dong, apalagi
kalau bukan foto-foto *hehe. Eh kalian pasti pernah dengar mitos yang
mengatakan jika kita bisa pegang patung yang ada di dalam stupa konon
permohonan kita akan terkabul? Jujur, saya pribadi sih percaya gak
percaya sama hal begituan.
Tapi ya namanya anak muda jiwa usil dan
penasaran saya muncul seketika, saya langsung masukin tangan saya ke
dalam stupa sambil bilang “gini doang? Nih gua nyampe lho, ah gak ada
apa-apa kok”. *Jreng, jreng, cerita horor di mulai. Pulang dari
Borobudur kita langsung ke tempat lain, di perjalanan beberapa keanehan
mulai terasa. Fera, dia salah satu temanku dan memang dia tuh orangnya
gampang kena gangguan makhluk halus, apa ya istilahnya saya lupa.
Pokoknya itulah.
Di mobil fera duduk di jok belakang
bersama 1 teman saya yang lain, irvan namanya. 3 teman saya tertidur
termasuk fera. Sedang asik memandangi jalanan kota jogja tiba-tiba kita
dengar suara orang tertawa cekikikan, tapi kita kenal suara itu, ya
fera! Itu suara dia. Kita abaikan karena kita pikir dia sedang bercanda
dengan temanku yang duduk satu jok dengannya. Selang berapa menit dia
terbangun, matanya melotot kemudian menangis.
Jelas kita yang masih terbangun kaget,
heran dan bingung apa yang terjadi. Dengan penuh rasa panik saya
bertanya “fey, fey, fey maneh kunaon?” (fey, kamu kenapa?) tak lama dia
tersadar. “Hah? aya naon sih?” (hah, ada apa sih?). Kita semua bingung,
ini anak kesambet, atau memang cuma ngigau saja. Ya sudahlah kita lupain
masalah itu dan lanjutin perjalanan. Setelah bosan jalan-jalan, badan
juga sudah capek banget kita putusin buat pulang, kita menginap di rumah
saudaranya fera, saya lupa alamatnya tapi yang pasti kurang lebih 30
menit dari Malioboro.
Selama perjalanaan pulang saya merasa
ada yang aneh dengan fera, tatapannya sering kosong, melamun, dan
cenderung lebih sensitif. Cepat marah jika kita bercandain. Oh mungkin
dia kecapean pikirku, karena teman saya yang nyetir sudah capek banget,
ya sudah kita berhenti dulu untuk sekedar beristirahat. Kebetulan kita
juga sudah mulai dangdutan dan kita mampir ke sebuah tenda di pinggir
jalan yang menjual bakmi jogja.
Perhatian saya masih tertuju pada fera
temanku, beda dengan fera yang biasa aku kenal. Murung, tatapannya
kosong, dan sering sekali melamun. Tapi aku mencoba untuk positif
thinking aja, mungkin memang dia sudah kecapean. Perut sudah terisi
penuh lalu kita pun melanjutkan perjalanan, selama perjalanan kita
memang mengandalkan aplikasi peta di handphone, dan saat itu hanya aku,
anggi (temanku yang nyetir) dan desi yang masih terbangun. Semuanya
pulas tertidur.
Waktu sudah menunjukan jam 1 pagi, tapi
entah kenapa 2 aplikasi maps yang kita gunakan mendadak error, yang satu
bilang ke kanan, yang satu bilang ke kiri. Kita bingung harus ikuti
petunjuk yang mana. Intinya kita nyasar, dan gak tau ada dimana. Kita
lurus terus ikuti jalan. Dan sampai di sebuah jalan yang pas sekali
untuk 1 ukuran mobil, gelap, sepi, kanan kiri kita semak-semak. Kita
mulai panik “anjr*t ini dimana?” kata-kata anggi (sang supir) bikin kita
makin panik.
Saya bangunkan fera, dengan harapan dia
tahu dimana kita sekarang, secara dia sudah beberapa kali ke jogja.
“Fey, fey, hudang ih kita nyasar” (fey bangun ih, kita nyasar). “Euh
ganggu saja, eh ini kita dimana?” tanyanya. “Gak tau fey, maps error”
dia terus menggerutu kemudian dia meminta kita untuk berhenti dulu dan
dia mengajukan sebuah pertanyaan padaku. Sudah berasa narapidana lagi di
interogasi *haha *hus lagi serius. Lanjut ke cerita. “Ton disini kamu
yang paling pecicilan, apa yang sudah kamu lakukan tadi di borobudur
atau di pantai?” kita memang sempat jalan-jalan ke pantai.
Serasa di todong ya saya bingung, “hah
maksudnya apaan?”, coba ingat-ingat. Dahiku merengut tanda aku sedang
mencoba untuk mengingat sesuatu. “Hm, apa ya? Mungkin gak karena aku
pegang patung stupa tadi di borobudur?”. Terus kamu ngomong sesuatu?
Fera mengajukan pertanyaan lagi dengan raut muka yang lebih serius. “Iya
sih, kalau gak salah tadi aku bilang, gini doang? Nih aku nyampe lho,
ah gak ada apa-apa kok. Gitu saja, memang apa hubungannya?” saya
menjawab dengan heran. “Tuh kan maneh anthony” (maneh = kamu), katanya
aku sompral.
Setelah tau akar permasalahannya kita
pun coba untuk melanjutkan perjalanan, mutar-mutar, balik ke jalan yang
sama, ketemu pertigaan, ketemu belokan kita cobain semua jalan. Akhirnya
kita pun menemukan jalan besar yang sepertinya kita tahu itu dimana.
Tiba di rumah sekitar jam 2 pagi, dengan muka lusuh kita langsung
menyebar ke kamar masing-masing, tinggal fera dan anggi di halaman
rumah.
“Anggi ini spionnya lipatin, takutnya ke
senggol mobil om aku” mintanya, “oh iya fey” anggi pun menjawab. Dari
dalam mobil anggi melipat spion. “Nggi, sini deh” fera meminta anggi
mendekat, ” ini apa?” tanyanya. Ada sebuah sebuah noda di spion sebelah
kanan mobil yang kita gunakan, kebetulan mobil yang kita gunakan
berwarna putih, terang saja noda itu terlihat dengan jelas. Anggi
memperhatikan noda itu, dan kemudian menciumnya. Pelan dia menjawab “ini
mah darah fey”.
Fera terdiam, dengan muka datar ia
bicara “dia ngikutin”. Anggi yang memang penakut langsung berlari ke
kamar, kita bingung kenapa dia lari-lari “kenapa bos?” tanyaku. “Men si
fera kenapa sih seram banget”, memang aya naon sih? (memang ada apa
sih?) salah satu temanku ikut bertanya. Lalu kami keluar kamar dan
menghampiri fera, “anggi ih kok aku di tinggalin?” Fera bertanya
keheranan.
“Ya maneh mukanya seram banget, kan
urang takut” (urang = saya). Saya yakin, fera sadar gak sadar tadi
bilang seperti itu. Tapi ya sudahlah kemudian kita balik ke kamar
masing-masing, kamar cewek di isi 2 orang, yaitu fera dan desi. Dan
kamar cowok di isi 4 orang saya, anggi, irvan dan hary. Setelah
bersih-bersih kita langsung merebahkan badan karena sudah capek banget,
hary langsung tertidur sedangkan aku, anggi dan irvan masih terjaga.
Aku pikir semua ini sudah berakhir, tapi
aku salah. Gangguan mereka masih berlanjut. Suasana sedang hening,
memang kamar mandi kami berada di luar, di sebelah kamar kita tepatnya.
Samar-samar terdengar suara “tok, tok, tok, tok” seperti suara gayung
yang di pukulkan ke lantai atau tembok. Lantas aku bertanya pada anggi
dan irvan, “eh kalian dengar sesuatu gak?” tanyaku. Anggi si penakut
langsung merapatkan diri. “Ih maneh ton, sudah tau suasana lagi seram.
Jangan nakutin deh”.
Memang dasar si anggi penakut, dia terus
mengganggu berusaha agar membuat aku terus terbangun agar dia ada teman
mengobrol karena dia gak bisa tidur “ton jangan tidur dulu dong, urang
takut” aku mendiamkannya hanya bergumam dan membalikan badan, “ton atuh
ih tong sare!” (ton ayolah jangan tidur). Aku mulai merasa aneh dengan
tubuhku, menggigil tapi tidak dingin. Aku tidak merasa kedinginan tapi
badanku bergerak sendiri, mengigil parah dan aku tidak bisa kendalikan
tubuhku sendiri.
“Ton kamu kenapa?” tanya anggi dan irvan
panik, ternyata irvan pun belum bisa tidur. Mataku tidak bisa di buka,
badanku bergerak sendiri, aku yakin kalau aku sedang di ganggu. tapi
mulutku masih bisa berbicara, otakku masih bisa berpikir. Aku bilang
pada teman-temanku “sudah, sudah kalian tidur saja. Aku lagi di ganggu,
sudah biarin saja”. Badanku terus mengigil tapi beda, mengigil tidak
seperti ini.
Ini lebih kayak aku susah bangun pagi
terus sedang di bangunkan oleh ibuku dengan menggoyangkan badanku,
kurang lebih seperti itu. Teman-temanku panik dan memberi saran untuk
membangunkan fera dan desi. Tapi aku bilang jangan, biarkan saja. Aku
biarkan badan bergerak sendiri tanpa ada niatan untuk melawan, karena
aku takut terjadi apa-apa jika aku mencoba melawan. Perlahan badanku
mulai bisa di kendalikan setelah suara shalawat-shalawat di masjid mulai
terdengar.
Cukup lama memang aku di ganggu, setelah
di rasa semuanya sudah baik-baik saja aku mulai mencoba membuka mata
dan memastikan badanku sudah tidak di kendalikannya, saat aku membuka
mata sudah ada anggi duduk di sebelah kananku dan irvan di sebelah
kiriku, dengan muka panik dan berkeringat. “Ton maneh gak apa-apa kan?”
irvan bertanya. “Enggak bro, gak apa-apa” jawabku. “Sudah, pada tidur.
Sudah pergi kayaknya”.
Setelah kejadian itu kita bisa tertidur
dengan nyenyak, rencana berangkat pagi pun batal karena kita semua
bangun cukup siang. Sebelum berangkat jalan-jalan lagi, kita sempat
sarapan dan mengobrol dulu di teras depan rumah, kita ceritakan semua
yang sudah terjadi sama pamannya fera. Beliau mendengarkan cerita kami
dengan sangat serius, setelah kami selesai cerita beliau memberi tahu,
“hati-hati bicara kalau disini, jogja itu masih kental dengan
mitos-mitosnya mau percaya atau enggak kita harus tetap hormati”.
Kita semua mengangguk dan janji akan
lebih hati-hati dalam berbicara, semua temanku menyalahkanku. “Si
anthony sih nih biang keroknya” gelak tawa terdengar kembali seakan lupa
apa yang sudah terjadi dari kemarin. Setelah di rasa cukup kenyang kita
beranjak dan siap-siap untuk bersenang-senang kembali. Tapi sebelum
berangkat pamannya fera menghampiriku dan memegang pundakku. Entah apa
yang ia katakan, yang aku mengerti hanya ada kata maaf dari kalimat yang
ia katakan.
Mungkin dia sedang memintakan maaf
untukku agar tidak di ganggu lagi tapi menggunakan bahasa jawa. Kemudian
ia berkata “hati-hati di jalan, mulutmu harimaumu” aku hanya bisa
mengangguk “oh. Iya om” mulai dari itu, alhamdulillah gangguan sudah
berakhir. Kita bisa jalan-jalan dan menikmati suasana jogja tanpa ada
gangguan.
*Ye, *haha kita ambil hikmahnya saja
dari kejadian ini, biar jadi pelajaran juga. Makhluk halus itu ada, kita
harus menghormati keberadaan mereka. Maaf yah kalau ada penulisan dan
kata-kata yang kurang berkenan. Terima kasih sudah membaca.
Sumber : http://cerita-hantu.com/hati-hati-jika-bicara-mereka-juga-bisa-tersinggung/
Strange things have happened to my family in the last few weeks
Well, over this past summer I had a cousin who passed away in September of 2016. His name was Lindell Reid aka Buster (42 years old). Buster’s mother had passed away just two months prior to his death (July 2016), Her name was Patricia Reid. Buster dropped dead of a heart attack, and Patricia had suffered from MS for over 25 years. Buster & his mother Patricia lived in a house together. The house ended up in my brother’s hands, Walter Reid. Walter & his 2 children DeQuinne 7 years old & Aaliyah 5 years old, moved into Buster & Patricia’s house about a week after Buster passed. When my brother moved in, the house was filthy, (roaches & mice) they had a lot a hoarding going on. Patricia was bed ridden and no one was keeping up with the house, she was being taking advantage of by family. My brother got the house in living order for him and his children to live.
Let me tell you about the strange things that has happened to my family in the last few weeks.
The first thing was, my nephew (DeQuinne) telling my brother Walter, (his dad) that when he tried to get off the couch, something pushed him back down.
(we thought that was weird, but laughed it off)
I was visiting my brother late at night, the kids were in bed asleep, my brother was in the kitchen, I was sitting on the couch with my 2 toy breed dogs, and the couch started to vibrate, like a cell phone was ringing, but my cell phone was not ringing. I looked around trying to figure out what was buzzing, It felt like the couch wanted me to notice or say something about it, the buzz was centered under me and in the armrest, the couch is old school with a big puffy arm. I yelled into the kitchen to ask my brother what the buzzing was in his couch, hoping he would give me an explanation to why, he looked at me weird and asked me what I was feeling, I told him and he said that he had been feeling the same buzz and couldn’t figure it out. He got the chills, soon as we discussed the buzz it stopped.
(hmmmmm, weird huh?)
My 5 year old niece Aaliyah, was in the shower heard the door nob giggle for a good while, she said she was waiting on my brother to come in, but he never did. She asked her father why he was shaking the handle but never came in, he told her he didn’t, he was in the kitchen with her brother. She said she stood there in the shower and watched the handle move. (Another strange thing)
My brother was getting the kids ready for bed, he told DeQuinne to go on ahead and get into the bed and he’d be in there in a sec, because he was helping my niece, they was in the living room. The house is a really small ranch style, DeQuinne walked about 10 feet down the hall and screamed out a terrifying scream, my brother rushed quickly to see why he had screamed, he said my nephew had jumped into his bed with the covers over his head. DeQuinne said he heard a really big loud boom, but my brother nor my niece heard the Big Loud Boom. DeQuinne, said someone hit the wall, door ceiling or something. My brother thinks with a sound as loud as Quinne said it was, my brother should have definitely have heard that noise. My brother assured my nephew everything was ok. But boy or we thinking what the heck??
The next day which was last week. My nephew Quinne comes home from school and tells my brother he woke up in the middle of the night and came into the living room and saw that his dad was asleep on the couch and so was his little sister, so he just sat in the corner of the same couch I sat on when I felt the buzz. Dequinne said he saw 3 jet black short creepy demon type things with green eyes, was in the kitchen (right next to the converted garage room door) 2 of them just sat there and the other one kept bobbing up and down, like it was looking for something in a candy bucket (??) My nephew said the 1 black thing bobbed up and down lots and lots of times, my nephew said he just watched them. My nephew said, one turned around and looked at him. He said there was some black smoky dirty type stuff on the wall. He said there was a creature on the coffee table, he’s 7 so it was hard for him to really explain what it looked like…but he said it looked like a dinosaur then he said dragon, it had spikes on his back, but it just sat there. My nephew was not lying, he was so matter of fact, and detailed and demonstrated what they did, how they looked etc. I asked him why he didn’t wake his dad up, he said he tried but my brother would not wake up. My mother & I tried to cross him up, but his story stayed the same. He was very serious about what he saw. I asked him if he thinks he was asleep, he said no auntie, I was awake, I was not dreaming.
Last Sunday I dropped my brother Walter & his two children DeQuinne & Aaliyah off at home, and my brother wanted me to come in for a second to take pictures of some antique dolls (clowns that Patricia & her Mother Mrs Strader collected over the years.) that he wanted to sell online. When we first walked in the door my niece Aaliyah sat down on the couch and with a irritated look on her face, she complained of being very cold, now the house was warm to me and no one else complained of being cold but her. (Note) Aaliyah is a hot nature child, always warm but never cold! I questioned her about her being cold, and felt over the area where she was sitting and I didn’t feel any cold air? My brother got the dolls out that he wanted me to photograph and as I was photographing them, I felt a strange sensation, kinda like I was being choked, but not physically, its hard to explain, it was internal…. I though about it, after the fact and it’s like I felt light headed after blowing up balloons (LACK OF H20!!) I immediately left out of the house without telling my brother why I had to abruptly leave, ( I just did’t want to scare him since he had to live there! Plus I wasn’t sure if I was just tripping out, knowing that strange things have been happening there) But I got the heck out of there!! When I got home, I told my mom about what I had experienced, I told her I didn’t tell Walter because I didn’t want to scare him and I wasn’t really sure what I was feeling? But she told me I should tell him anyway, that he should get out of there asap!! Problem is, my brother is a single parent of 2 small children that he just got custody of, he has no job and no where else to go, and the house is rent free!! He doesn’t pay rent, him and his two kids would be homeless if he left. So, I told my brother what I had experienced the previous night. He listened.
Later that day I received a phone call from Bonita. (Bonita is Patricia’s niece & Buster’s cousin) Bonita called and said “Hello, is this Kita?, I said yes this is….she said, hi this is Bonita, Buster’s cousin….I don’t know if you remember who I am? (I told her I remembered her & gave her a warm greeting) She goes on to say that she had called Walter to see how he was doing and to asked if she could come by and pick up some family heirlooms that was left at the house. Walter informed Bonita he had put a lot of stuff out in the converted garage/family room/storage room. (that room was very dark and was already full of stuff and very messy from the beginning) After Walter told Bonita that the things were in the converted garage/family room/storage room, Bonita mentioned to Walter how that room was creepy and stuff happened in there….he immediately stopped her and told her to simply call me, his sister. Bonita said she wasn’t sure why Walter told her to call me, but if I’ve seen something in that house, then it’s true….they’re family has been seeing things for years!
Bonita told me that….Whatever it is, lives in the converted room……
She said that her Aunt Patricia (Buster’s mom) said one night a really tall man came to her door way….he was so tall he had to bend over to get into her door way…..he just stood there and watched Patricia for a real long time! Remember she had MS and couldn’t get out of bed, so all she could do was put the covers over her head until he went away!
Bonita also said that they’re grandmother (Mrs Patricia’s mom) Mrs. Strader lived in the house at one time. (BTW Mrs Strader is still living & in a nursing home….96 years old) She told Bonita that a lady in all white came to her room and covered her with something. (My Nephew DeQuinne lives in Mrs Strader’s old room & my niece Aaliyah stays in Patricia’s old room)
Bonita also told me she was choked one night, while the family had a card party going on and she had to run out the house to get air. ( I hadn’t told her about my experiences by now, I just listened to her first before I told her about my experiences)
Bonita said that over the years, Patricia would let family members live in the converted garage room, and everyone that stayed in that room, would feel someone standing over them as they slept and when they woke up, no one was there.
She said at one time, Paticia’s brother (Bear & his wife Charlene) lived in the converted garage room…..she said that Charlene went to school to practice voodoo!! (huh!!??) She she said that Mrs Strader, Patricia & Bears moms, is a hateful old woman and she doesn’t like anybody…..especially her children’s significant others (wives, gf’s, husbands, bf’s) and Bonita said she wouldn’t be surprised if Bear’s wife Charlene didn’t put something in the house on behalf of Mrs Strader)
My nephew is always having nightmares and fidgety when he sleeps…..If anyone can help! This is still going on…..
Thank you for your time,
Mikita Sanders
Source: www.my-paranormal-experience.com
Subscribe to:
Posts (Atom)





